Aceh Utara - Upaya memperbaiki akses masyarakat terus dilakukan Kodim 0103/Aceh Utara melalui jajaran Koramil 02/Kuta Makmur. Saat ini, rehab berat Jembatan Gantung di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, mulai menunjukkan progres pengerjaan di lapangan. Minggu (10/5/2026).
Di lokasi, tampak lubang besar untuk tapak abutment mulai digali sebagai dasar pondasi utama jembatan. Material tanah yang diangkat dari lokasi pengerjaan memperlihatkan proses pembangunan dilakukan secara bertahap demi menghasilkan konstruksi yang kuat dan aman digunakan masyarakat.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S., melalui Danramil 02/Ktm Letda Inf Andriyanto menyampaikan bahwa pengerjaan rehab jembatan terus dipantau langsung oleh personel di lapangan, termasuk Babinsa Serma Efredy yang aktif mengawasi perkembangan pekerjaan setiap harinya.
“Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat Desa Saweuk. Karena itu proses pengerjaannya terus kami pantau agar berjalan lancar dan nantinya benar-benar bermanfaat bagi warga,” ujar Danramil Letda Inf Andriyanto.
Jembatan gantung tersebut memiliki panjang 35 meter dengan lebar 1,2 meter dan tinggi sekitar 4,5 meter. Sementara abutment jembatan dibangun dengan ukuran panjang 2 meter, lebar 2 meter dan tinggi 2,9 meter. Hingga saat ini progres pengerjaan telah mencapai sekitar 5,5 persen.
Pekerjaan yang telah dilaksanakan saat ini difokuskan pada pembuatan lubang abutment serta pengecoran tapak pondasi gapura. Warga sekitar pun menyambut baik dimulainya rehab jembatan tersebut karena selama ini menjadi akses penting bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.
