Aceh Utara - Pengerjaan rehab berat Jembatan Gantung Perintis di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, proses pembangunan memasuki tahap perakitan besi angkur sebagai bagian penting penguatan struktur dasar jembatan. Rabu (20/5/2026).
Di lokasi pekerjaan, Babinsa Koramil 02/Kuta Makmur Kodim 0103/Aceh Utara, Serma Efredy, bersama warga tampak fokus merangkai dan mengikat besi tulangan untuk angkur belakang jembatan. Struktur tersebut nantinya akan menjadi penopang utama bentangan jembatan gantung agar lebih kokoh dan aman digunakan masyarakat.
Jembatan yang memiliki panjang 35 meter, lebar 1,2 meter dan tinggi 4,5 meter itu hingga kini telah mencapai progres fisik sekitar 8,7 persen. Pekerjaan juga difokuskan pada pembangunan abutment dengan ukuran panjang 2 meter, lebar 2 meter dan tinggi 2,9 meter sebagai penahan utama konstruksi jembatan.
Serma Efredy mengatakan pengawasan terus dilakukan agar seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar teknis sebelum memasuki tahap pengecoran. Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan guna memastikan jembatan dapat segera dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.
Warga Desa Saweuk menyambut baik progres rehab jembatan tersebut. Mereka berharap pembangunan segera rampung sehingga akses transportasi masyarakat kembali lancar dan aktivitas ekonomi warga dapat berjalan lebih mudah dan aman.
