Aceh Utara - Kegiatan pembersihan puing-puing jembatan gantung di Desa Rambong Payong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara terus dilakukan sebagai tahap awal persiapan pembangunan jembatan baru. Jembatan ini sebelumnya menjadi penghubung penting antar desa seperti Lhok Bayu, Krueng Baro, hingga Lhok Gajah serta akses menuju Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen. Sabtu (25/4/2026).
Di lokasi, personel Koramil 19/Sawang jajaran Kodim 0103/Aceh Utara dipimpin Srma Irwan bersama masyarakat setempat terlihat turun langsung melaksanakan pembongkaran. Dengan peralatan seperti martil, pahat besi, gerinda potong hingga tali, mereka bekerja secara bertahap membersihkan sisa-sisa struktur jembatan lama.
Terlihat dalam kegiatan tersebut, anggota TNI bersama warga membuka baut clam seling angkur jembatan serta melakukan pembobokan tiang gawang. Selain itu, proses pemotongan besi rangka jembatan juga dilakukan untuk memudahkan pembongkaran bagian yang sudah tidak layak.
Adapun progres pekerjaan saat ini menunjukkan hasil yang bertahap, di antaranya pembukaan baut angkur telah mencapai 100 persen, pembobokan tiang gawang 56 persen, pemotongan besi 36 persen, pembukaan dinding pengaman 17 persen, serta pembongkaran lantai jembatan sekitar 12 persen.
Danramil 19/Sawang Kapten Inf Samsul Hamdani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pembangunan jembatan gantung baru. “Pembongkaran ini kita lakukan secara bertahap agar proses pembangunan jembatan Garuda nantinya dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Rencananya, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemotongan besi tiang gawang, pembukaan dinding pengaman, serta pembongkaran lantai jembatan secara menyeluruh. Hingga saat ini, seluruh kegiatan berlangsung aman dan lancar dengan dukungan kerja sama antara TNI dan masyarakat.
