Aceh Utara - Jembatan gantung di Desa Rambong Payong, Kecamatan Sawang, yang rusak akibat diterjang banjir kini mulai dibersihkan secara bertahap. Danramil 19/Sawang Kodim 0103/Aceh Utara, Kapten Inf Samsul Hamdani, turun langsung ke lapangan bersama personel Koramil untuk memimpin kegiatan tersebut. Minggu (26/4/2026).
Sebelum rusak akibat banjir, jembatan ini menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Lhok Bayu, Krueng Baro, dan Lhok Gajah di Kecamatan Sawang hingga ke wilayah Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen.
Kondisi jembatan di lokasi terlihat mengalami kerusakan cukup parah. Rangka besi melengkung, lantai jembatan hancur, serta kabel pengikat tampak tidak lagi pada posisi semula akibat derasnya arus banjir.
Di tengah kondisi tersebut, Danramil 19/Sawang Kapten Inf Samsul Hamdani, bersama personel Koramil terlihat aktif melakukan pembersihan dan pembongkaran bagian jembatan yang rusak. Material seperti besi dan papan yang sudah tidak layak digunakan dipisahkan dan dipindahkan ke area aman di sekitar lokasi.
Kapten Inf Samsul Hamdani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam penanganan pasca bencana. “Jembatan ini rusak akibat banjir, sehingga perlu dilakukan pembersihan terlebih dahulu sebelum masuk tahap perbaikan,” ujarnya.
Selain itu, kehadiran personel Koramil di lapangan juga bertujuan untuk memastikan proses pekerjaan berjalan aman dan tertib. Kegiatan dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi konstruksi yang sudah rapuh dan berada di atas aliran sungai. Proses perbaikan jembatan dapat segera dilaksanakan agar akses masyarakat kembali normal.
