TNI Dampingi Pembangunan Huntara di Desa Rumoh Rayeuk, Warga Mulai Rasakan Harapan Baru Pasca Banjir Bandang

 

Aceh Utara - Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang terus dilakukan di wilayah Kecamatan Langkahan. Anggota Koramil 29/Langkahan Kodim 0103/Aceh Utara turun langsung melaksanakan pendampingan lanjutan pembangunan hunian sementara (huntara) yang dikerjakan oleh PT Waskita bersama Kementerian PUPR di Desa Rumoh Rayeuk. Minggu (1/3/2026).

Kehadiran TNI di lapangan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Pembangunan huntara titik pertama saat ini terus dikebut dengan sistem kerja 1x24 jam menggunakan pembagian shift siang dan malam. Para pekerja bersama personel TNI saling bahu-membahu memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga masyarakat dapat segera menempati hunian yang layak dan aman.

Di lokasi pertama, progres pembangunan telah mencapai 99 persen dengan total 60 unit huntara yang terbagi dalam 6 blok moduler. Sebanyak 23 Kepala Keluarga sudah mulai menempati hunian tersebut, sementara pembangunan dapur umum terus diselesaikan guna menunjang kebutuhan warga sehari-hari. 

Babinsa Koramil 29/Langkahan, Koptu M. Sulaeman mengatakan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. “Kami hadir untuk membantu percepatan pekerjaan sekaligus memberi semangat kepada warga agar segera bangkit pascabencana,” ujarnya.

Sementara itu, pembangunan di lokasi kedua telah mencapai progres sekitar 90 persen. Dua moduler sudah terpasang lengkap dengan instalasi pintu dan jendela, sedangkan enam moduler lainnya masih dalam tahap pengerjaan teras, kamar mandi, serta pembangunan gapura kawasan. Targetnya, lokasi kedua akan memiliki sembilan blok huntara sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak banjir bandang.

Perwakilan PT Waskita, Bapak Ecep, bersama Bapak Wira dan sekitar 100 tenaga kerja terus berkolaborasi dengan TNI dan pemerintah daerah dalam penyelesaian pembangunan ini. Salah seorang warga mengaku bersyukur atas perhatian berbagai pihak. “Kami sangat terbantu, sekarang sudah ada tempat tinggal yang lebih aman. Kehadiran TNI di sini membuat kami merasa tidak sendiri,” ungkapnya. Melalui sinergi TNI, pemerintah, dan pihak swasta, diharapkan pemulihan kehidupan masyarakat Desa Rumoh Rayeuk dapat segera kembali normal dan lebih baik dari sebelumnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama