Sinergi TNI dan BNPB, Babinsa Koramil 29/Langkahan Kawal Percepatan Penyiapan Lahan Huntara dan Huntap


Aceh Utara - Dalam rangka mempercepat pemulihan infrastruktur bagi warga terdampak bencana, Personel Koramil 29/Langkahan Kodim 0103/Aceh Utara melaksanakan pendampingan teknis pengoperasian alat berat untuk pembersihan lahan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap). Kegiatan ini berlangsung di Desa Bukit Linteng, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (4/3/2026).

Aksi nyata di lapangan ini dimulai sejak pagi Dalam upaya mengejar target standarisasi lahan yang telah ditetapkan, sebanyak 4 unit alat berat dari BNPB dikerahkan secara optimal ke lokasi sasaran di Desa Bukit Linteng. Alokasi alat berat tersebut terdiri dari 2 unit Ekskavator (Beko) yang difokuskan pada pengerjaan pengerukan serta penataan struktur tanah, serta 2 unit Bulldozer (Doser) yang dioperasikan khusus untuk pemerataan batuan dan pembersihan material di area pembangunan Huntara maupun Huntap.

Keempat unit alat berat ini bekerja secara simultan di bawah pengawasan langsung personel Babinsa guna memastikan proses penyiapan lahan berjalan efektif, presisi, dan sesuai dengan perencanaan teknis di lapangan dengan fokus utama pada penyiapan lahan di dua titik strategis, yakni Dusun Lubuk Muku dan Dusun Tengoh. 

Pendampingan ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam memastikan bantuan logistik dan alat berat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dapat teralokasi secara efektif dan tepat sasaran. Keempat unit alat berat tersebut beroperasi secara simultan di bawah pengawasan personel Babinsa untuk memastikan batas-batas lahan sesuai dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah dan BNPB.

Hadir langsung di lokasi untuk memantau perkembangan pekerjaan, Babinsa Koramil 29/Langkahan, Serda Ardan, bersama jajaran Perangkat Desa Bukit Linteng. Kehadiran unsur teritorial ini bertujuan untuk meminimalisir kendala teknis di lapangan serta menjamin keamanan obyek vital selama proses pengerjaan berlangsung.

“Pendampingan ini adalah instruksi komando atas untuk memastikan seluruh sarana pendukung bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera terwujud. Kami terus berkoordinasi dengan perangkat desa agar pengerjaan lahan di Dusun Lubuk Muku dan Dusun Tengoh ini berjalan tanpa hambatan,” ujar Serda Ardan di sela-sela kegiatannya.

Dengan adanya percepatan pembersihan lahan ini, diharapkan proses konstruksi fisik Huntara maupun Huntap dapat segera dimulai, sehingga masyarakat terdampak dapat segera mendapatkan hunian yang layak dan aman.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama