Aceh Utara - Proses pemulihan pascabencana banjir terus berjalan di wilayah Kecamatan Lapang. Kegiatan lanjutan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Kuala Cangkoy saat ini terus dikebut dengan pendampingan aparat TNI di lapangan. Kehadiran Babinsa Pos Ramil Lapang menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan berjalan aman, tertib, dan sesuai target agar warga segera memiliki tempat tinggal permanen.
Pada Minggu (1/3/2026), pembangunan huntap dilaksanakan oleh dua vendor dengan melibatkan ratusan tenaga kerja. Pada tahap pengerjaan pondasi dan lantai, sebanyak 50 tukang bekerja melakukan pemasangan bouwplank yang saat ini telah terpasang untuk 47 unit rumah. Selain itu, pengecoran pondasi atau slop bawah sudah selesai pada 13 unit rumah dan pengecoran lantai telah berjalan pada 7 unit rumah sebagai bagian dari percepatan pembangunan dasar hunian.
Pekerjaan pendukung lainnya juga terus dilaksanakan, seperti pembuatan sumur cincin dan septic tank. Hingga saat ini, sebanyak 70 cincin sumur telah terpasang dan air sudah keluar, menandakan sumber air siap dimanfaatkan warga nantinya. Sementara itu, pembangunan septic tank juga mengalami kemajuan dengan pemasangan 40 cincin yang bertujuan menjaga sanitasi lingkungan tetap sehat dan layak huni.
Di sisi lain, pembangunan fisik rumah yang dikerjakan oleh 70 pekerja menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total 104 unit rumah yang direncanakan, sebanyak 90 unit telah berdiri. Rinciannya, 57 unit rumah telah mencapai progres sekitar 90 persen dengan dinding, atap, lantai keramik, serta instalasi listrik terpasang.
Sebanyak 18 unit rumah mencapai progres 80 persen dengan dinding dan atap sudah terpasang, sementara 15 unit lainnya telah berdiri dan menunggu pemasangan atap. Instalasi pendukung juga terus dilakukan, di antaranya pemasangan listrik pada 50 unit rumah, pendirian 10 tiang listrik dengan 4 tiang telah terpasang kabel, serta instalasi air yang sudah terpasang pada 8 unit rumah.
Babinsa Pos Ramil Lapang menyampaikan bahwa TNI akan terus mendampingi proses pembangunan hingga selesai. “Kami hadir memastikan pembangunan berjalan lancar sekaligus memberi motivasi kepada warga agar tetap semangat memulai kehidupan baru,” ujarnya. Salah seorang warga Desa Kuala Cangkoy mengaku bersyukur atas percepatan pembangunan tersebut. “Setelah banjir kemarin kami sempat kehilangan harapan, sekarang rumah sudah mulai berdiri, kami yakin kehidupan akan kembali normal,” tuturnya penuh harap. Pendampingan TNI bersama pemerintah dan para pekerja menjadi wujud nyata gotong royong dalam memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana.
