Jembatan Sempat Tersapu Banjir, Prajurit TNI Bangun Kembali Jembatan Aramco di Dewantara

 

Aceh Utara - Semangat pengabdian prajurit TNI kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Aramco di Dusun Ujung Pusung, Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Jembatan yang sebelumnya sempat tersapu banjir tersebut kini dibangun kembali demi memulihkan akses penghubung antara Dusun Ujung Pusung dan Dusun Ulee Tutu. Sabtu (14/3/2026). 

Pembangunan jembatan dilakukan oleh personel Yon Arhanud 5/Csby yang dipimpin Kapten Arh Kevin bersama sembilan prajurit, dengan pendampingan dari personel Kodim 0103/Aceh Utara. Sejak pagi hari para prajurit terlihat bekerja tanpa kenal lelah, menyiapkan material dan melanjutkan proses pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat setempat.

Saat ini proses pekerjaan telah memasuki tahap pengecoran tembok penahan di sisi kiri dan kanan jembatan Aramco. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat konstruksi jembatan agar nantinya lebih kokoh dan tahan terhadap kondisi alam.

Babinsa yang mendampingi kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan kembali jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat pasca banjir. “Jembatan ini sangat penting bagi warga. Karena itu kami berupaya membantu percepatan pembangunan agar akses masyarakat kembali normal,” ujarnya.

Salah seorang warga Desa Lancang Barat mengaku bersyukur atas kehadiran TNI yang membantu membangun kembali jembatan tersebut. Ia mengatakan sebelumnya masyarakat cukup kesulitan beraktivitas setelah jembatan lama rusak akibat banjir.

Dengan dukungan material yang telah tersedia seperti semen, besi, kawat ikat, paku, pipa besi serta 20 unit Aramco, pembangunan jembatan terus berjalan. Hingga saat ini seluruh rangkaian kegiatan pembangunan di wilayah Kabupaten Aceh Utara berlangsung aman dan lancar, dengan harapan jembatan tersebut segera selesai dan kembali menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama