Jaga Stabilitas Harga Pangan, Personel Koramil 10/Tnl Kodim 0103/Aut Terjun Ke Pasar Pantau Harga Sembako

 

Aceh Utara-  Guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat, personel Koramil 10/Tnl Kodim 0103/Aceh Utara melaksanakan pemantauan langsung ke pasar-pasar tradisional dan kios pedagang di wilayah Kecamatan Tanah Luas, Sabtu (21/3/2026).

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari tugas Ketahanan Pangan (Hanpangan) untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang tidak wajar serta memastikan distribusi sembako tetap lancar bagi warga binaan.

Berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan oleh anggota Koramil 10/Tnl, daftar harga rata-rata komoditas pokok pada hari ini menunjukkan kondisi yang bervariasi.

Komoditas Cabe Rawit Signifikan di harga Rp 50.000/kg terpantau mengalami tren kenaikan dibanding harga normal (rata-rata Rp 35.000 - Rp 40.000). Hal ini disinyalir akibat faktor cuaca atau pasokan dari luar daerah yang berkurang. Perlu pengawasan lebih lanjut guna mengantisipasi spekulasi harga.

Komoditas Beras & Telur (Stabil Tinggi), Harga Beras Rp 16.000/kg dan Telur Rp 55.000/papan masih berada pada level tinggi namun stabil. Kondisi ini dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat memasuki pertengahan bulan Ramadan.

Komoditas Bawang & Cabe Merah (Kondusif), harga Bawang Merah (Rp 35.000) dan Cabe Merah (Rp 30.000) terpantau cukup stabil dan terjangkau, menunjukkan distribusi logistik sayur-mayur ke wilayah Tanah Luas masih berjalan lancar.

Kebutuhan Pabrikan (Minyak & Gula), harga Rp 19.000/kg untuk minyak goreng dan gula pasir masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pasar lokal, sehingga tidak ditemukan indikasi kelangkaan.

Secara umum, daya beli masyarakat di wilayah Koramil 10/Tnl masih terjaga, namun diperlukan koordinasi berkelanjutan dengan instansi terkait (Disperindag) apabila harga Cabe Rawit terus merangkak naik untuk mempertimbangkan pelaksanaan Pasar Murah.

Danramil 10/Tnl melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi pedagang sekaligus menjadi bahan laporan kepada Komando Atas terkait kondisi ekonomi kerakyatan.

"TNI berkomitmen untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional, salah satunya dengan rutin memantau harga pasar. Hal ini penting agar kami dapat mendeteksi dini jika terjadi kelangkaan barang atau kenaikan harga yang memberatkan rakyat," ujar salah satu anggota Koramil di lokasi.

Hingga saat ini, situasi transaksi jual beli di wilayah Koramil 10/Tnl terpantau berjalan normal. Stok barang kebutuhan pokok dinilai masih mencukupi untuk kebutuhan warga beberapa waktu ke depan. Kegiatan pemantauan berakhir dalam keadaan aman dan tertib.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama