Aceh Utara - Luka akibat bencana banjir yang melanda Desa Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara masih terasa bagi masyarakat. Namun di tengah kesedihan itu, secerah harapan mulai terlihat dengan terus berlanjutnya pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak. Personel Pos Ramil Lapang Kodim 0103/Aceh Utara turut hadir di lapangan memantau dan memberikan dukungan agar pembangunan berjalan lancar. Minggu (8/3/2026).
Babinsa Pos Ramil Lapang mengatakan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang bangkit dari musibah. “Kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan baik sehingga masyarakat yang selama ini menunggu bisa segera menempati rumah yang layak,” ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan.
Saat ini pembangunan Huntap dikerjakan oleh dua vendor dengan melibatkan banyak tenaga kerja. Pada tahap pekerjaan pondasi dan lantai, sekitar 50 orang tukang telah menyelesaikan pengecoran pondasi serta melakukan penggalian sumur cincin dan septic tank yang masing-masing telah terpasang 104 cincin dan sudah mulai mengeluarkan air.
Sementara itu pada tahap pembangunan rumah, sebanyak 70 pekerja terus mempercepat pengerjaan 104 unit rumah. Hingga saat ini 90 unit rumah telah terpasang dinding, atap, keramik serta instalasi listrik dengan progres sekitar 90 persen, sedangkan 14 unit rumah lainnya telah berdiri dengan pemasangan dinding dan atap dengan progres sekitar 80 persen.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S. menyampaikan bahwa pembangunan Huntap ini menjadi bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. “Kami berharap rumah-rumah ini segera selesai sehingga masyarakat bisa kembali hidup dengan tenang bersama keluarga mereka,” ungkapnya.
Bagi masyarakat Kuala Cangkoy, rumah-rumah yang sedang berdiri itu bukan sekadar bangunan, melainkan simbol harapan untuk memulai kehidupan baru. Warga pun berharap pembangunan segera rampung sehingga mereka dapat kembali tinggal dengan aman dan menata kembali kehidupan setelah cobaan banjir yang pernah melanda desa mereka.
