Aceh Utara - Upaya pemulihan pasca bencana banjir di wilayah Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara terus berjalan. Babinsa Posramil Lapang Kodim 0103/Aceh Utara turun langsung ke lapangan untuk meninjau sekaligus memonitor pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat yang terdampak banjir di beberapa desa di wilayah tersebut. Senin (9/3/2026).
Pembangunan Huntara yang dikerjakan oleh CV. Megah Jaya Kontruksi dan PT. Jaya Bersama & Son’s ini tersebar di empat desa yaitu Desa Matang Baroh, Desa Kuala Cangkoy, Desa Kuala Keureuto dan Desa Keude Lapang. Dalam kegiatan tersebut Babinsa turut berkoordinasi dengan pengawas lapangan, para pekerja yang berjumlah sekitar 25 orang serta perangkat desa guna memastikan pembangunan berjalan lancar dan sesuai rencana.
Hingga saat ini, pembangunan Huntara di empat desa tersebut telah selesai dengan capaian 100 persen. Rinciannya, di Desa Matang Baroh sebanyak 103 unit, Desa Kuala Cangkoy sebanyak 104 unit, Desa Kuala Keureuto sebanyak 20 unit dan Desa Keude Lapang sebanyak 45 unit. Meski bangunan Huntara telah berdiri, namun untuk fasilitas pendukung seperti air bersih dan listrik masih dalam tahap penyempurnaan dan sebagian sudah mulai terpasang.
Babinsa Posramil Lapang menyampaikan bahwa kehadiran TNI di lapangan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang berupaya bangkit setelah terdampak bencana. “Kami terus memantau perkembangan pembangunan Huntara ini agar berjalan dengan baik. Harapannya, fasilitas yang masih kurang seperti air dan listrik dapat segera terpenuhi sehingga warga bisa menempati hunian ini dengan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga mengaku sangat bersyukur dengan adanya pembangunan Huntara tersebut. Menurutnya, hunian sementara ini menjadi harapan bagi masyarakat yang terdampak banjir untuk kembali memiliki tempat tinggal yang aman sambil menunggu pembangunan rumah permanen di masa mendatang.
