Babinsa Koramil 29/Langkahan Turun Langsung Bantu Pembangunan Huntara di Matang Teungoh


Aceh Utara - Kehadiran prajurit TNI kembali dirasakan masyarakat melalui keterlibatan anggota Koramil 29/Langkahan Kodim 0103/Aceh Utara dalam kegiatan pembangunan hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Teungoh, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Di lapangan, Babinsa terlihat ikut memantau sekaligus membantu jalannya pembangunan yang dikerjakan oleh CV/PT Karya Rizki Sejahtera agar berjalan lancar dan tepat waktu. Jumat (13/3/2026). 

Pembangunan Huntara tersebut dilakukan untuk menyediakan tempat tinggal sementara bagi masyarakat yang membutuhkan. Babinsa bersama para pekerja dan warga terlihat saling bahu membahu di lokasi pekerjaan, sehingga suasana kebersamaan dan gotong royong terasa kuat selama proses pembangunan berlangsung.

Di titik pertama yang berada di Dusun Pante Jelatang, pembangunan sebanyak 5 unit Huntara saat ini telah mencapai sekitar 96 persen. Berbagai pekerjaan seperti pengecoran pondasi, pemasangan rangka baja, GRC, seng, pintu dan jendela telah rampung dikerjakan, sementara pemasangan instalasi listrik sudah mencapai sekitar 90 persen.

Sementara itu di Dusun Pante Ngang, pembangunan 20 unit Huntara juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai sekitar 96 persen, dengan sebagian besar pekerjaan seperti pondasi, rangka baja, GRC, seng, closet, pintu serta jendela sudah selesai, dan instalasi listrik telah mencapai sekitar 95 persen.

Untuk titik ketiga di Dusun Teungoh sebanyak 5 unit Huntara, progres pembangunan bahkan sudah mencapai sekitar 98 persen. Hampir seluruh tahapan pekerjaan telah diselesaikan, mulai dari pondasi, rangka baja, pemasangan GRC, seng, hingga instalasi listrik yang telah terpasang dengan baik.

Babinsa Koramil 29/Langkahan mengatakan bahwa kehadiran TNI di lapangan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat. “Kami ingin memastikan pembangunan Huntara ini berjalan dengan baik sehingga masyarakat bisa segera menempatinya,” ujarnya. Saat ini pembangunan melibatkan sekitar 17 orang pekerja dan seluruh kegiatan berlangsung aman serta lancar dengan dukungan masyarakat sekitar.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama