Aceh Utara - Semangat gotong royong kembali membara di tanah Serambi Mekkah. Pasca musibah banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Tanah Jambo Aye, TNI AD melalui Koramil 14/Tja bergerak cepat melakukan aksi nyata di lapangan. Pada Rabu pagi (11/3/2026), personel Babinsa turun langsung mengawal alat berat untuk membersihkan sisa-sisa material lumpur yang melumpuhkan aktivitas warga di Desa Lueng Tuha.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini difokuskan pada pembersihan saluran parit utama desa. Parit yang sebelumnya tersumbat total oleh sedimen tanah dan lumpur akibat luapan air, kini dikeruk kembali menggunakan satu unit alat berat jenis Beco. Langkah taktis ini diambil guna memastikan saluran air berfungsi normal, sehingga risiko banjir susulan akibat curah hujan yang masih fluktuatif dapat diminimalisir sedini mungkin.
Hadir di lokasi mewakili Danramil 14/TJA, Sertu Dodi Wargianto bahu-membahu bersama operator alat berat dan aparatur Gampong Lueng Tuha. Kehadiran TNI di tengah masyarakat ini bukan sekadar pendampingan teknis, melainkan bentuk dukungan moril bagi warga yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana. "Kami ingin memastikan proses pemulihan berjalan cepat, agar warga bisa kembali beraktivitas dengan nyaman tanpa rasa was-was akan banjir kiriman," ujar Sertu Dodi di sela-sela kegiatan.
Respon positif pun datang dari masyarakat setempat. Salah satu tokoh masyarakat Lueng Tuha menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesigapan personel Koramil 14/TJA. Menurut warga, kehadiran alat berat yang dikawal langsung oleh Babinsa sangat membantu, mengingat tumpukan lumpur di parit utama terlalu tebal jika hanya dibersihkan secara manual. "Kami merasa tenang dan terbantu. Dengan parit yang bersih, air tidak lagi menggenangi pemukiman kami saat hujan turun," ungkap salah seorang warga yang ikut memantau jalannya pembersihan.
Aksi ini menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui prajurit teritorial yang selalu sigap menjadi solusi di tengah kesulitan rakyat. Dengan bersihnya saluran air utama ini, diharapkan Desa Lueng Tuha tidak hanya pulih lebih cepat, tetapi juga memiliki sistem pertahanan saluran air yang lebih siap dalam menghadapi cuaca ekstrem ke depan.
