Aceh Utara -Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Blang Teurakan, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara terus dikebut. Jembatan ini nantinya akan menghubungkan Desa Blang Teurakan dengan Desa Lhok Bayu, Desa Lhok Gajah, dan Desa Krueng Baroh, sehingga aktivitas warga antar desa bisa kembali normal dan lebih aman. Sabtu (21/2/2026).
Di lapangan, prajurit Yonzipur 5/ABW menjadi motor utama pengerjaan. Sebanyak 25 personel bekerja fokus dan penuh tanggung jawab, menyelesaikan setiap tahapan dengan teliti. Mereka terlihat solid membagi peran, memastikan struktur jembatan terpasang kuat dan presisi.
Babinsa Koramil 19/Sawang juga aktif memonitor kegiatan di lapangan. Kehadiran Babinsa menjadi bentuk pengawasan sekaligus dukungan agar seluruh proses berjalan lancar, aman, dan sesuai target waktu.
Saat ini, pekerjaan terpusat pada pengelasan rawaian jembatan. Tahapan ini sangat penting karena menjadi penguat utama rangka jembatan. Hingga hari ini, progres pembangunan Jembatan Blang Teurakan telah mencapai sekitar 90 persen.
Selain Yonzipur 5/ABW dan Kodim 0103/Aceh Utara, kegiatan ini turut didukung oleh Tim Asistensi Pusziad yang memberikan pendampingan teknis di lapangan.
Rencananya, 21 Februari 2026, tim akan melanjutkan pengelasan rawaian hingga seluruh sambungan benar-benar rampung. Dengan semangat dan kerja keras yang terus terjaga, Jembatan Gantung Garuda diharapkan segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat Kecamatan Sawang.
