Aceh Utara - Pemulihan wilayah pascabanjir bandang di Kecamatan Langkahan terus dikebut. Kodim 0103/Aceh Utara melalui Koramil 29/Langkahan menurunkan Babinsa untuk mendampingi pengoperasian alat berat bantuan BNPB dalam pembersihan material banjir sekaligus pembangunan lokasi hunian tetap (huntap) di Desa Bukit Linteng. Rabu (25/2/2026).
Di lapangan, Babinsa Koramil 29/Lkh Serda Ardan aktif mengawal jalannya pekerjaan alat berat jenis beko dan doser yang membersihkan tumpukan kayu besar sisa banjir bandang. Material kayu yang sebelumnya menutup lahan perkebunan warga di Dusun Panteng dan Dusun Tengoh perlahan berhasil disingkirkan agar masyarakat bisa kembali memanfaatkan lahannya.
Tidak hanya membersihkan kebun, alat berat juga difokuskan membuka akses jalan yang sempat tertimbun lumpur dan batang kayu. Proses ini menjadi langkah penting sebelum pembangunan huntap dimulai, sehingga lokasi benar-benar aman, rata, dan siap ditempati masyarakat terdampak banjir.
Sebanyak empat unit alat berat bantuan BNPB diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari dua unit beko dan dua unit doser yang bekerja penuh sepanjang hari. Sinergi antara TNI, BNPB, dan perangkat desa terlihat jelas di lapangan demi mempercepat penataan area pembangunan huntap di Desa Bukit Linteng.
Perangkat Desa Bukit Linteng turut hadir mendampingi kegiatan bersama Babinsa. Mereka bersama-sama memastikan proses pembersihan berjalan efektif sekaligus menentukan titik lokasi huntap yang nantinya menjadi tempat tinggal baru yang lebih aman bagi warga korban banjir bandang.
Kegiatan pendampingan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Koramil 29/Langkahan menegaskan, TNI akan terus berada di tengah masyarakat, membantu pembersihan dampak banjir sekaligus mengawal pembangunan huntap hingga warga benar-benar dapat kembali hidup nyaman dan bangkit dari musibah.
