Aceh Utara - Semangat Satgas Jembatan Yonzipur 5/ABW BKO Kodam IM kembali terlihat di Desa Matang Puntong, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara. Dalam rangka mendukung penanganan darurat bencana alam di wilayah Aceh, prajurit TNI bekerja penuh totalitas hingga pekerjaan jembatan dinyatakan rampung 100 persen. Jumat (20/2/2026).
Sebanyak 24 personel TNI dipimpin Sertu Kasianto turun langsung ke lapangan. Dari jumlah tersebut, 20 orang merupakan prajurit inti Yonzipur 5/ABW yang fokus menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan dengan cepat dan tepat.
Didukung cuaca cerah, pengerjaan berlangsung lancar. Satu unit excavator Pindad 140 turut dikerahkan untuk membantu pekerjaan teknis, memastikan konstruksi kuat dan siap digunakan masyarakat.
Kini pekerjaan memasuki tahap akhir, yakni pengecatan jembatan dengan warna merah putih. Sentuhan akhir itu menjadi simbol semangat kebangsaan sekaligus bukti bahwa TNI hadir nyata membantu masyarakat bangkit pascabencana.
Koramil 09/Seuneddon Kodim 0103/Aceh Utara melalui Babinsa terus memonitor langsung situasi dan kondisi di lapangan. Kehadiran Babinsa memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana.
“Alhamdulillah progres sudah 100 persen. Harapan kami jembatan ini bisa langsung dimanfaatkan warga untuk memperlancar aktivitas sehari-hari,” ujar Sertu Kasianto. Dengan selesainya pekerjaan ini, akses masyarakat kembali terbuka dan roda kehidupan di Desa Matang Puntong pun kembali bergerak normal.
