Aceh Utara - Pasca bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Baktiya, personel Koramil 13/Baktiya bersama prajurit Yon Zipur 6/SD Kodam XII/Tanjungpura bergerak cepat membantu warga Desa Alue Billi Rayeuk. TNI bersama masyarakat melaksanakan gotong royong menggeser bangunan Balai Pengajian Khairul Huda yang terdampak banjir ke lokasi yang lebih aman dan layak, Rabu (4/2/2026).
Di lokasi kegiatan, Babinsa Sertu Saifuddin bersama personel Koramil 13/Baktiya dan delapan prajurit Yon Zipur 6/SD tampak bahu-membahu mengangkat serta mendorong bangunan kayu balai pengajian secara manual. Aksi tersebut turut melibatkan sekitar 25 warga desa yang dengan penuh semangat melaksanakan kerja bersama.
Pimpinan Balai Pengajian Khairul Huda, Tengku Sulaiman, hadir langsung memantau proses pemindahan bangunan. Sinergi antara TNI dan masyarakat terlihat jelas ketika seluruh elemen bekerja sama memastikan bangunan dapat dipindahkan dengan aman tanpa harus dibongkar.
Pemindahan balai pengajian ini menjadi langkah penting dalam upaya pemulihan fasilitas keagamaan pasca bencana banjir. Dengan menempatkan bangunan di lokasi yang lebih tinggi dan aman, diharapkan kegiatan pengajian bagi anak-anak serta masyarakat setempat dapat kembali berjalan normal tanpa terganggu dampak sisa banjir.
Danramil 13/Baktiya menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat pasca bencana. Ia menegaskan bahwa TNI akan terus hadir mendampingi warga dalam proses pemulihan, khususnya pada fasilitas sosial dan keagamaan.
Selain sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan kenyamanan beribadah menjelang Bulan Suci Ramadhan. Semangat kebersamaan yang terbangun di lapangan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana beban pascabencana akan terasa lebih ringan jika dihadapi secara bahu-membahu.
