Aceh Utara - Di bawah terik matahari, semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh personel gabungan Kodim 0103/Aceh Utara, Yonzipur 5/ABW, dan Yonzipur 17/AD dalam mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Kamis (12/2/2026).
Babinsa Koramil 19/Sawang turun langsung ke lapangan untuk memantau setiap tahapan pengerjaan jembatan yang akan menjadi penghubung vital antara Aceh Utara dengan Desa Blang Gurun, Kabupaten Bireuen.
Kerja keras prajurit zeni terlihat saat mereka melaksanakan pemasangan tali rawaian seling yang membentang di atas aliran sungai. Dengan dukungan teknis dari Denzibang 2/IM serta pengawasan Tim Asistensi Pusziad, personel di lapangan bahu-membahu menarik kabel baja utama guna memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi jembatan.
Saat ini, progres fisik pembangunan Jembatan Gantung Garuda telah mencapai sekitar 43 persen. Fokus pekerjaan meliputi pemasangan gelagar, pengelasan dudukan papan lantai, penyelesaian topan angin, serta pengecatan tiang gapura sebagai bagian dari penguatan struktur dan penunjang estetika jembatan.
“Kami terus melakukan pemantauan agar setiap tahapan teknis dikerjakan dengan tepat dan sesuai standar, demi menjamin keselamatan masyarakat nantinya,” ujar Babinsa Koramil 19/Sawang di sela kegiatan. Ia menambahkan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, khususnya di wilayah perbatasan kabupaten.
Secara keseluruhan, kegiatan pembangunan Jembatan Gantung Garuda di wilayah teritorial Koramil 19/Sawang dilaporkan berjalan aman dan lancar. Dengan semangat pengabdian para prajurit di lapangan, jembatan ini diharapkan segera rampung dan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan mobilitas serta perekonomian masyarakat antarwilayah.
