Aceh Utara - Respons cepat TNI dalam mengatasi kesulitan rakyat kembali dibuktikan di Bumi Aceh Utara Sejak pagi, personel Yonzipur 5/ABW bersama jajaran Koramil 03/Dewantara bergerak masif melaksanakan pemasangan Jembatan Aramco Tanggap Darurat di Desa Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara. Jumat (27/2/2026).
Pembangunan jembatan ini menjadi misi krusial untuk memulihkan konektivitas antara Desa Bangka Jaya dan Desa Krueng Geukueh yang sempat lumpuh total akibat rusak berat diterjang banjir. Sebanyak 16 prajurit tangguh Yonzipur 5/ABW di bawah pimpinan Serda Yohanis, bersama Babinsa Sertu Hamrulas, terpantau berjibaku di lokasi guna memastikan jalur ekonomi warga kembali tersambung.
Hingga sore hari, progres pengerjaan telah melesat ke angka 40%. Fokus utama saat ini adalah pengecoran batu pada sisi tepi jembatan dan penimbunan badan jalan. Sertu Hamrulas, Babinsa Koramil 03/Dewantara, menegaskan komitmennya di lapangan. "Instruksi komando jelas, kami harus jadi solusi. Kami targetkan pondasi ini sekuat mungkin agar warga tidak was-was lagi saat melintas," tegasnya.
Kehadiran para prajurit di tengah lumpur sisa banjir ini mendapat apresiasi mendalam dari warga setempat. Bapak Ismail (45), salah satu warga Desa Krueng Geukueh, mengungkapkan rasa syukurnya melihat progres cepat di lapangan.
"Kami sempat bingung karena jalan ini akses utama kami ke pasar dan sekolah anak-anak. Alhamdulillah, bapak-bapak TNI langsung turun tangan sejak pagi. Melihat mereka bekerja tanpa lelah, kami jadi optimis akses ini bisa segera normal lagi. Terima kasih TNI," ujar Ismail dengan nada haru.
Rencananya tim akan melanjutkan pengecoran sisi jembatan dan memaksimalkan penimbunan jalan pendekat. Seluruh rangkaian kegiatan tanggap darurat ini berjalan aman dan lancar, membawa harapan baru bagi pemulihan wilayah Dewantara pasca-bencana.
