Aceh Utara - Semangat pembangunan infrastruktur bagi warga terdampak kembali bergulir di wilayah Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Bertempat di Desa Alue Dua, jajaran Koramil 29/Lkh bersama personel ahli dari Yonzipur 5/ABW terjun langsung melakukan pembersihan lahan yang diproyeksikan menjadi lokasi Hunian Sementara (Huntara). Minggu (25/1/2026).
Sinergi antara aparat teritorial dan satuan bantuan tempur ini menjadi pondasi awal yang krusial guna memastikan lahan siap untuk memasuki tahap konstruksi fisik dalam waktu dekat.
Di bawah rimbunnya perkebunan warga, Sertu Joni Suheri dari Koramil 29/Lkh bersama Pratu Azmil dan tim Yonzipur 5/ABW tampak bahu-membahu menumbangkan pohon dan membersihkan semak belukar yang menutupi area proyek.
Menggunakan alat pemotong kayu (chainsaw), personel TNI dengan sigap meratakan rintangan di Titik 1 lokasi pembangunan agar alat berat maupun material dapat masuk tanpa hambatan. Kerja keras ini dilakukan dengan penuh ketelitian untuk memastikan batas-batas lahan Huntara sesuai dengan rencana pemetaan yang telah ditetapkan.
Kegiatan pembersihan lahan ini disambut positif oleh masyarakat setempat yang telah menantikan kejelasan hunian yang lebih nyaman. Kehadiran TNI di tengah-tengah perkebunan bukan hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi warga bahwa proyek kemanusiaan ini berjalan dengan pengawasan ketat.
Dengan tuntasnya tahap pembersihan lahan di Desa Alue Dua ini, diharapkan proses penimbunan dan pemasangan rangka bangunan dapat segera dilaksanakan guna mempercepat distribusi hunian bagi warga di wilayah teritorial Koramil 29/Lkh.
