Aceh Utara - Percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kecamatan Lapang terus digenjot guna memenuhi kebutuhan tempat tinggal warga terdampak bencana. Babinsa Pos Ramil Lapang Kodim 0103/Aceh Utara aktif mengawal langsung pembangunan yang dikerjakan oleh CV Megah Jaya Konstruksi dan PT Jaya Bersama & Son’s di Desa Matang Baroh, Kuala Cangkoy, dan Kuala Keureuto. Sabtu (31/1/2026).
Di Desa Matang Baroh, pembangunan 103 unit huntara telah mencapai progres sekitar 74 persen. Pekerjaan difokuskan pada penyelesaian atap seng serta penyediaan sarana air bersih melalui pembuatan sumur cincin agar hunian segera siap ditempati oleh masyarakat.
Sementara itu, pembangunan 104 unit huntara di Desa Kuala Cangkoy menunjukkan capaian sekitar 65 persen dengan aktivitas pengecoran lantai dan pemasangan dinding kalsibord. Adapun di Desa Kuala Keureuto, pembangunan 20 unit huntara terus berjalan dengan progres sekitar 33 persen yang saat ini masih berada pada tahap perakitan rangka baja.
Kegiatan pembangunan melibatkan sekitar 20 tenaga kerja ahli yang didukung para Kepala Dusun dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Babinsa di lapangan berperan penting dalam menjaga koordinasi, kelancaran pekerjaan, serta memastikan kualitas bangunan tetap sesuai standar teknis.
Salah satu pengawas lapangan menyampaikan bahwa percepatan pembangunan dilakukan tanpa mengesampingkan kualitas. “Kami berupaya menyelesaikan setiap tahapan tepat waktu agar hunian segera bisa digunakan,” katanya. Ia menambahkan, pendampingan Babinsa sangat membantu menjaga ritme kerja dan mengatasi kendala teknis di lapangan, imbuhnya. Dengan sinergi semua pihak, ia optimistis pembangunan huntara di Kecamatan Lapang dapat segera rampung dan dimanfaatkan warga, tutup.
Data Progres Terkini:
Matang Baroh: 103 Unit (74%) - Tahap seng, kalsibord, & sumur.
Kuala Cangkoy: 104 Unit (65%) - Tahap cor lantai & kalsibord.
Kuala Keureuto: 20 Unit (33%) - Tahap rangka baja.
