Aksi Tanggap Darurat, TNI Semprot Lumpur Pekat di Fasilitas Publik Desa Bantayan

 

Aceh Utara - Kondisi Meunasah dan Kantor Desa Bantayan di Kecamatan Langkahan yang sempat tertutup lumpur pekat pasca banjir bandang kini mulai bersih kembali. Personel gabungan dari Yon Zipur-5/Brawijaya Malang dan Kodim 0103/Aceh Utara melakukan pembersihan besar-besaran untuk memulihkan fungsi dua bangunan vital tersebut agar bisa segera digunakan oleh masyarakat setempat. Minggu (18/1/2026).

Sebanyak 28 personel Yon Zipur-5 di bawah pimpinan Letda Czi Sugeng dan Letda Czi Muhamad Irfan bersinergi dengan anggota jajaran Kodim 0103/AUT dalam aksi Karya Bhakti ini. Mengingat tebalnya endapan tanah di dalam ruangan, tim menggunakan kombinasi peralatan manual serta dukungan satu unit mobil water tank untuk melakukan penyemprotan air bertekanan tinggi guna mempercepat evakuasi lumpur.

Sertu Hayuti selaku Babinsa Koramil 29/Lkh bersama Gheucik Bantayan ikut turun kelapangan mengawal jalannya pengerjaan agar tepat sasaran. Fokus utama adalah membersihkan seluruh areal Meunasah agar aktivitas ibadah warga tidak terganggu, serta membersihkan ruang Kantor Desa guna menjamin kelancaran administrasi dan pelayanan publik yang sempat terhenti akibat bencana.

Melalui pendampingan ini, diharapkan lingkungan fasilitas umum tersebut kembali bersih dan nyaman untuk ditempati. Gotong royong antara prajurit TNI dan perangkat desa ini menjadi kunci utama percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah Kecamatan Langkahan yang terdampak cukup parah oleh terjangan banjir bandang.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S., menyampaikan bahwa kehadiran TNI di lokasi bencana merupakan komitmen untuk selalu membantu kesulitan rakyat. Pihaknya memastikan bahwa pendampingan akan terus dilakukan hingga fasilitas umum di Desa Bantayan benar-benar siap dioperasikan kembali secara normal.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama