Koramil 02/Kuta Makmur dan Jajaran Intensif Lakukan Pemantauan Perkembangan Banjir di Kecamatan Kuta Makmur

  


Aceh Utara - Koramil 02/Kuta Makmur bersama Danramil dan para Babinsa terus melaksanakan pemantauan intensif terkait perkembangan banjir yang melanda wilayah Kecamatan Kuta Makmur akibat curah hujan tinggi disertai luapan air sungai. Senin (1/12/2025).

Hujan yang terjadi secara terus-menerus sejak beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah desa dan akses jalan terendam air dengan kedalaman Berbeda-beda.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, sedikitnya 21 desa di Kecamatan Kuta Makmur terdampak banjir, antara lain Desa Blang Riek, Blang Gurah, Guha Ule, Krueng Seunong, Krueng Sepeng, Pulo Barat, Keude Krueng, Cempedak, Mulieng Manyang, Bayu, Krueng Inong, Cot Setui, Meria, Meunasah Kulam, Keureusek, Lam Kuta, Pulo Iboh, Panton Rayeuk II, Blang Ado, dan Cot Seumiyong. Dari jumlah tersebut, 14 desa mengalami dampak paling berat dengan total 1.977 KK terdampak.

Danramil 02/Kuta Makmur menyampaikan bahwa sebagian besar desa yang sebelumnya terendam banjir kini mulai menunjukkan penurunan debit air. Sejumlah warga yang sempat mengungsi di Desa Blang Riek, Guha Ule, Blang Gurah, Meria, Meunasah Kulam, Bayu, Krueng Seunong, Muling Mayang, Keureusek, Cot Setui, Keude Krueng, dan Cot Seumiyong telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan. Namun di Desa Pulo Iboh masih terdapat sekitar 40 KK atau 60 jiwa yang bertahan di pengungsian, karena rumah mereka masih terendam lumpur dengan ketinggian mencapai 40 cm.

Sementara itu, Desa Krueng Sepeng menjadi salah satu wilayah yang masih perlu penanganan lanjutan. Seluruh rumah di desa tersebut masih terendam banjir dan lumpur sehingga masyarakat belum dapat kembali ke rumah masing-masing. Koramil 02/Kuta Makmur terus bersiaga membantu evakuasi serta mendistribusikan bantuan yang masuk ke titik-titik pengungsian. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban hilang, dan fasilitas umum seperti sekolah, kantor pemerintahan, jembatan, serta rumah sakit dilaporkan aman.

Sejumlah bantuan telah disalurkan kepada pengungsi dari berbagai pihak, di antaranya bantuan uang tunai dari Ketua DPRK Aceh Utara, bantuan bahan pokok dari Koramil 02/Kuta Makmur hasil iuran anggota, bantuan beras dan mie instan dari pihak kecamatan, serta sejumlah donasi dari masyarakat dan Polres Lhokseumawe. Bantuan tersebut langsung didistribusikan ke titik-titik pengungsian sesuai kebutuhan masing-masing desa.

Selain pemantauan dan pendistribusian bantuan, Puskesmas Kuta Makmur bersama anggota Koramil juga melaksanakan layanan pengobatan massal dan pemberian vitamin kepada warga terdampak. Kegiatan ini telah berjalan selama lima hari dan menjadi upaya pencegahan dini terhadap potensi timbulnya penyakit pascabanjir, mengingat lingkungan masih dipenuhi lumpur dan genangan air di beberapa lokasi.

Saat ini kondisi cuaca di Kecamatan Kuta Makmur terpantau cerah, dan genangan air terus berangsur surut. Namun dampak lain dari bencana banjir masih dirasakan masyarakat, terutama di sektor pertanian, di mana sekitar 85% lahan sawah dilaporkan gagal panen akibat terendam banjir dalam waktu yang cukup lama. Koramil 02/Kuta Makmur bersama unsur terkait tetap melakukan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan proses pemulihan berjalan optimal.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama