Wujud Pengabdian, Babinsa Turun ke Pasar Pantau Harga Sembako

 


Aceh Utara - Guna memastikan keterjangkauan harga sembako bagi masyarakat, Serma M. Dahri, Babinsa Koramil 11/Syamtalira Aron, melaksanakan kunjungan ke sentra perbelanjaan di wilayah binaannya. Kabupaten Aceh Utara. Jumat (31/10/2025).

Pantuan di laporkan menunjukkan kondisi harga yang cukup stabil untuk sebagian besar barang pokok. Beras sebagai komoditas utama terpantau harga premiumnya di angka Rp 16.000/kg dan medium Rp 15,000/kg. Namun, beberapa komoditas seperti cabai merah keriting masih berada di level tinggi, mencapai Rp 90.000/kg, diikuti cabe rawit hijau seharga Rp 45.000/kg. Sementara itu, bawang merah dan bawang putih berturut-turut berada di posisi Rp 38.000 dan Rp 36.000 per kilogram.

Pada kelompok protein, harga daging ayam kampung mencapai Rp 50.000/kg, lebih tinggi dibandingkan ayam potong yang hanya Rp 32.000/kg. Ikan tongkol dan udang basah masing-masing seharga Rp 35.000 dan Rp 80.000 per kg, sementara ikan teri bahkan menyentuh angka Rp 100.000/kg. Sumber protein nabati seperti tempe dan tahu masih sangat terjangkau di harga Rp 5.000 per bungkus. Telur ayam ras dijual Rp 57.000 per 30 butir.

Untuk kebutuhan memasak, minyak goreng kemasan merek Bimoli Rp 24.000/liter, sangkan minyak goreng "Minyak Kita" dan minyak curah lebih murah. Komoditas sayuran seperti kangkung, ketimun, dan kacang panjang masih sangat terjangkau dengan harga Rp 5.000 - Rp 6.000/kg. Gas elpiji 3 kg tabung juga tersedia cukup dengan harga normal Rp 25.000/tabung.

Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari program teritorial Kodim untuk memastikan stabilitas ekonomi. Kehadiran Babinsa di pasar tidak hanya untuk mencatat harga, tetapi juga berdialog dengan pedagang dan konsumen guna mendapatkan informasi langsung tentang kondisi pasokan. Dengan langkah ini, diharapkan distribusi barang lancar, harga terkendali, dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya tanpa terbebani gejolak harga di pasaran.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama