Karya Bakti BWS Sumatera I di Wilayah Kodim 0103/Aceh Utara Capai 4,76 Persen


Aceh Utara - Program Karya Bakti di wilayah kerja Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I bersama Kodim 0103/Aceh Utara terus berjalan dengan progres signifikan. Hingga saat ini, capaian pelaksanaan kegiatan telah mencapai 4,76 persen, meliputi berbagai pekerjaan fisik di beberapa kecamatan yang menjadi wilayah Koramil jajaran Kodim 0103/Aceh Utara. Kegiatan ini difokuskan pada pembangunan dan perbaikan saluran irigasi tersier guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat. Senin (27/10/2025).

Pelaksanaan kegiatan Karya Bakti melibatkan beberapa Koramil di antaranya Koramil 08/Lhoksukon, Koramil 13/Baktiya, Koramil 14/Tanah Jambo Aye, Koramil 18/Baktiya Barat, dan Koramil 29/Langkahan. Di masing-masing wilayah, para Babinsa bersama masyarakat melaksanakan kegiatan berupa pengecoran dan pemasangan batu saluran irigasi tersier, serta penggalian dan pemasangan bouplang saluran irigasi. “Kegiatan ini kita laksanakan secara gotong royong agar pengerjaan dapat berjalan cepat dan hasilnya maksimal,” ujar Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.

Di wilayah Koramil 08/Lhoksukon, kegiatan difokuskan di Desa Ulee Gunong, Blang, Meuria, Bintang Hu, dan Meunasah Reudep. Sementara di Koramil 13/Baktiya, pekerjaan berlangsung di Desa Alue Bili Geulumpang, Lhok Setuy, Alue Bili Rayeuk, Ceupedak, dan Meudang Ara. Adapun Koramil 14/Tanah Jambo Aye mencakup area yang lebih luas, seperti Desa Matang Arongan, Biram Rayeuk, Matang Maneh, Ulee Glee, Cempedak, Biram Cot, Lhok Bintang Hu, Matang Raya, Mns. Panton Labu, Cot Biek, dan Alue Papen. “Semua titik tersebut merupakan jalur irigasi penting yang menopang areal persawahan warga,” tambahnya.

Selain itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Koramil 18/Baktiya Barat di Desa Lang Nibong dan Blang Senong, serta oleh Koramil 29/Langkahan di Desa Padang Muria. Seluruh kegiatan dikerjakan oleh personel gabungan yang terdiri dari Babinsa, personel Yonif 853/BRB, masyarakat setempat, serta tim teknis dari BWS Sumatera I. “Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan program ini,” ujarnya lagi.

Dandim menambahkan bahwa kondisi cuaca cerah di pagi hari sangat mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan. Ia berharap hasil pembangunan irigasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat petani, terutama dalam meningkatkan pasokan air ke lahan persawahan. “Kami berharap setelah selesainya kegiatan ini, produktivitas pertanian masyarakat meningkat dan kesejahteraan warga pun ikut terangkat,” harapnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama